Sneakers.co.id – Produk sneakers impor beberapa tahun ini mendominasi pasar kita. Namun begitu, produk sneakers lokal terus berkembang dan berinovasi untuk berkompetisi dengan merek sepatu impor. 

Setelah sebelumnya kita membahas tentang merek sepatu indonesia asli yang sudah populer dan sebagian besar udah kita kenal. Nah, kali ini kita akan bahas merek sneakers lokal kekinian yang fresh, karena memang beberapa ddari meereka baru lahir.

Setelah sneakers.co.id menelusuri persocialmediaan duniawi, ternyata ada sekitar 80 merek/brand sepatu sneakers lokal asli Indonesia yang keren banget.

Kenapa keren? Sebagian besar dari mereka adalah brand yang baru dikembangkan, sehingga model yang ditawarkan sudah pasti kekinian. Walau begitu gaya mereka tetap beragam ya. Ada yang mengusung tema vintage, sepatu skate atau sporty.

Yang membuat keeren dan bangga dengan produk sneakers indonesia asli, salah satunya adalah karena kualitasnya. Beberapa merek sneakers lokal, belakangan ini makin berkembang dan secara kualitas sudah bisa bersaing dengan produk luar, atau bahkan sudah bisa dibilang setara.

Harga sepatu sneakers lokal juga bisa dibbilang lebih murah, tapi bukan murahan ya. Jadi sepatu sneakers lokal ini bisa menambah koleksi dan alternatif bagi kalian yang ingin tampil keren, namun dengan budget yang masih dapat dijangkau. Karena, sneakers lokal berkualitas hanya dibanderol pada kisaran harga dibawah 1 juta atau bahkan dibawah 500rb.

Meski memang sneakers merek lokal ini didominasi oleh sneakers dengan material canvas dengan gaya oldskool namun ga kalah keren dengan merek sneakers dari mancanegara. Serunya lagi ada banya rilis seri kolaborasi ddan limited lho. Jadi kamu ga bakalan bosen dengan style dan warna yang ditawarkan oleh merk sneakers lokal ini.

Buat kalian yang penasaran atau lagi cari sepatu baru, dibbawah ini 80 list merek sneakers lokal yang bisa jadi pilihan.

80 Merek Sepatu Sneakers Lokal Kekinian

1Compass

Merek sepatu sneakers Compass dimulai pada tahun 1998, awalnya adalah bisnis keluarga kecil di Bandung. Dua puluh tahun kemudian, Compass terlahir kembali dengan sentuhan kekinian yang segar, sambil tetap mempertahankan sejarahnya; perpaduan yang solid antara desain vintage klasik dan pendekatan modern pop.

Garis samping sebbagai signature, melambangkan Gazelle yang sedang berlari dalam penerbangan penuh – menandakan kepercayaan Compass terhadap daya tahan dan dorongan untuk terus bergerak maju.

 

2Saintbarkley

Merek Saint Barkley naik daun secara tiba-tiba ketika salah satu produknya diborong oleh Presiden Joko Widodo pada accara Jakarta Sneakers Day.

Memulai debutnya pada tahun 2012, Saint Barkley yang kini dinahkodai oleh 5 owner, berfokus untuk membuat sneakers lokal yang berbeda, fresh, dan tentunya berkualitas.

 

Mengusung konsep street wear, Saint Barkley ingin produknya dapat diterima di semua kalangan. Tidak tersegmentasi di satu kelas saja. Sebab menurut Ami, dengan konsep Street Wear yang diusung, sneakers besutan Saint Barkley bisa dipadu padankan dengan beragam style fashion.

 

3Geoff Max

Bermula dari home industri dalam memenuhi permintaan pasar fashion yang sedang booming di Kota Bandung serta sebagai upaya menangkal brand luar yang imitasi hingga muncullah Geoff Max menjadi salah satu brand lokal sepatu berkualitas berasal dari Bandung.

Geoff Max awalnya didirikan oleh Yusuf Ramdhani dan Fauzan Efwanda pada tahun 2012, ingin menampilkan brand sepatu yang berbeda dengan menetapkan konsep old school sebagai ciri khas dari produk-produk Geoff Max.

Konsep old school diambil oleh duo sahabat ini merupakan tema desain produk yang berkaitan dengan fashion style era tempo dulu zaman Amerika sekitar satu atau dua generasi sekitar tahun 1950 – 1990. Dan sampai saat ini banyak di gemari kalangan anak muda di Indonesia khususnya Bandung, dikarenakan inspirasinya berasal dari founder dari Geoff Max sebagai pencinta musik beraliran Punk Rock dan Skateboarding.

4Instinct Footwear

Instinct Footwear merupakan merk sepatu sneakers produksi Bandung yang dibuat secara handmade dan didirikan pada 27 Maret 2015 oleh Dua remaja yang bernama Ardiansyah Achmadi biasa dikenal dengan Bento dan Firman Nurjaman dikenal dengan Firman Endo yang berasal dari Samarinda dan Bandung.

Dengan background pemain Skateboard, sang owner ingin memiliki konsep sepatu yang tak jauh dari dunia skateboarding yang di design sangat bagus dan nyaman. Walau begitu, sepatu ini sangat cocok dipakai untuk jalan-jalan ke mall maupun di pakai ke sekolah sesuai dengan segmen pasar mereka yaitu untuk anak-anak sekolah hingga mahasiswa dan tentunya para skater.

Hingga tahun 2019 instinct sudah merilis beberapa macam series sepatu,dari beberapa Series Sepatu yang paling sering di buru oleh pembeli saat ini adalah Series TOE CAP BLACK DAN TOE CAP NAVY.

 

5Word Division

Konon pertama muncul brand ini kurang peminatnya, namun beberapa tahun kemudian Word Division mulai eksis di kalangan anak muda.

Namun sepatu ini booming karena muncul merek lain yang mirip Word Division milik Ian Corner, seorang desainer asal Amerika yang mengubah sepatu vans old skool menjadi brand nya sendiri yang diberi nama Revenge Strom.

Ian Corner mengubah Jaz Stripe nya dan Halpatchnya. Jaz stripenya diubah menyerupai petir dan helpatchnya diubah menjadi off the shit. Harga Revenge Strom saat itu sangat mahal, harganya mencapai 9.000.000 di reseller.

Karena kemiripannya, Ian Corner sempat komentar di akun instagram milik Word Division dan mengatakan bahwa Word Division adalah tiruan/kw Revenge Strom, padahal Word Division lebih dulu ada ketimbang Revenge Strom milik Ian Corner itu.

 

6Noozie

@nooziest merilis sepatu terbaru mereka yang bernama “Slaven” dengan preorder ini bisa dipakai untuk cewe ataupun cowo (UNISEX) size dari 36-44 harga 269k bisa dp 100k.

7Brey.co

BREY.CO sebelumnya dikenal dengan nama BREYBRAND dari awal lahir 2015. Tahun 2014 sang Founder yang dikenal dengan nama Brey pergi ke Bandung meninggalkan ibukota Indonesia Jakarta, dengan tekad untuk membuat usaha yang bermanfaat bagi banyak orang
Pada mulanya Brey.co menerapkan konsep pakaian Made By Order dan belum mempunyai nama merk. Baru pada tahun 2015 permintaan semakin banyak dan atas saran pelanggan tercetuslah nama BREYBRAND yang diambil dari nama panggil sang Founder.
Transformasi nama berubah pada tahun 2016, dengan konsep dan strategi baru dengan nama BREY.CO. Selain itu juga memperbaharui konsep yang tadinya Made By Order menjadi Ready Order.

 

Tema Timeless Design menjadi pilihan Brey.co dengan pilihan pakaian yang berdesain tahan lama, sehingga fleksibel digunakan kapanpun bahkan hampir dimanapun di setiap kegiatan.

 

8Brotherhood Footwear

@brthdfootwear baru aja merilis sepatu terbarunya dengan nama Shinetec, mengangkat tema budaya dengan motif batik di upernya. Shinetic ini mempunyai rainbow effect di bagian stripe yang menyala. menambah kesan exclusive pada sepatu ini.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Kalian bisa dapetin sepatu ini melalui preorder dengan harga 330,000
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Setiap pembelian kalian bakalan ngedapetin : ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
-Box dengan Design baru
-Sertifikat with numbering
-Kaos kaki
-Gantungan kunci
-insole comfort
-Sticker pack

 

9Core brand

 

10NAH Project

View this post on Instagram

NAH Project's remarkable & all-time favourite sneakers. Made with upgraded Flexknit Technology, more comfort and better fit. Yup! Flexknit V3.0 merupakan versi terbaru sneakers NAH Project yang menggunakan teknologi knitting atau sistem rajutan benang dengan tekstur yang lentur dan ringan. Pada bulan November tahun lalu kita sudah melakukan PO untuk sneakers ini dan saat ini telah selesai kita fulfilled semuanya (more than 1000pcs). ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Selama proses PO tentu aja banyak pelajaran yang bisa tim NAH ambil bahkan kami ingin berterima kasih kepada pihak yang sudah ikut PO dan tetap setia plus sabar menunggu ketika ada kendala kemarin. Akhirnya penantian kalian sudah terbayarkan semua ya! 🙏🏻😭 ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Anyway beberapa waktu yang lalu, banyak dari kalian yang menanyakan apakah Flexknit V3.0 ini dijual lagi atau tidak. Kalau kira-kira tim NAH bikin next drop Flexknit V3.0 ini tanpa perlu PO gimana menurut kalian? 😁

A post shared by NAH Project (@nah.project) on

Rizky Arief Dwi Prakoso adalah sosok di balik usaha sepatu sneakers lokal yang bernama NAH Project. Sepatu besutan coowok asal Bandung, Jawa Barat ini sempat viral. Sebab viral nya adalah sepatu Nah Project dipakai Presiden Joko Widodo saat beliau datang ke festival musik We The Fest 2018.

Konsep brand nah Project adalah untuk menerapkan transparansi harga. Konsep ini muncul ketika tim Nah Project menyadari bahwa sangat sulit untuk menjaga harga produk tetap murah tanpa bermain-main dengan kualitasnya.

Pada prosesnya tidak banyak orang tahu bahwa ketika tim nah project ingin memproduksi apparel dengan harga yang murah mengharuskan mereka kelilling Bandung untuk mencari material yang paling mura hanya untuk menghemat harga produksi sebesar 5000 rupiah.Dari proses itulah Nah Project merasa banyak hal yang sebenarnya menarik untuk diceritakan ketika mencoba menjaga harga barang tetap affordable. Untuk terus menceritakan proses itu, diperlukan satu komitmen, yaitu ;NAH Project harus berani transparan dalam penentuan harga.Kini tim NAH Project sepaham bahwa customer memiliki hak untuk mengetahui harga sebenarnya dari produk yang mereka beli. Tanpa mark up berlebihan, tanpa membuang banyak cost yang tidak diperlukan, tanpa merusak kualitas, dan dengan berusaha keras menjaga alur produksi kita seefisien mungkin.

11Chosamon

Chosamon adalah merek sneakers lokal asal Tangerang yang berdiri sejak 2013. Pemiliknya ibu Siti Chotimah yang dikenal nyentrik dan stylish ini memiliki perjalanan panjang di industri sepatu sejak tahun 80-an. Dengan proses jatuh bangun yang dijalaninya, kini chosamon memiliki pabrik dengan kapasitas produksi hingga 2000 pasang perhari.

Spesialisasi Chosamon adalah running shoes dengan harga terjangkau. Dilihat dari produknya sepatu chosamon cukup rapi dan memiliki model yang cukup beragam.

12Fuse Concept

 

18Greengrass

 

29The Don’s House

@thedonshouse baru aja merilis sepatu terbarunya dengan nama Kingstone Rolling Hi,
sebelum merilis sepatu ini, the dons house juga pernah merilis yang versi pendeknya (low). Kingstone Rolling Hi diproduksi dengan material yang sama dengan versi pendeknya, yaitu kombinasi antara suede dan bahan kanvas.

34Of My Life

View this post on Instagram

Vaza One Army ❌Soldout❌

A post shared by OF MY LIFE® (@ofmylif) on

 

35Matildha

36ODM

 

39Awarenes

 

40Nodays

View this post on Instagram

SOLDOUT 🔥 kode : SF13 LOW & HIGH

A post shared by better than yesterday! (@nodays.co) on

 

43Waffles

 

46Hayes

 

48Denvers

View this post on Instagram

Flush Cranium 1 High . SOLD OUT! idr. 299.000

A post shared by DENVERS (@denvers.id) on

 

56Life For Today

View this post on Instagram

Everybody loves basic! 🖤🤍 #LiteBasic

A post shared by LIFEFORTODAY™ (@lifefortoday) on

 

60Syrup Supply

Berdiri pada tahun 2017 di Bandung, brand Syrup Supply ikut meramaikan dunia sneakers lokal di Indonesia. Maraknya sepatu di kalangan anak muda yang memiliki pangsa pasar yang luas, Syrup Supply mencoba untuk memproduksi sepatu yang menarik dengan harga yang terjangkau untuk semua kalangan.

 

Tak hanya menyediakan jenis sepatu sneakers yang bertali, Syrup Supply juga menyediakan sepatu model slip on dan juga velcro. Jadi kalau kalian ingin mencari produk selain sneakers, di sini juga ada lho, Ladies. Jangan khawatir, harganya masih terjangkau kok, kualitasnya bisa kalian rasakan sendiri.

61Warrior

Generasi 90-an pasti enggak asing donk dengan sepatu yang satu ini? Bisa dibilang sepatu ini populer di kalangan anak sekolah di era 1980 hingga 1990-an. Kalau kalian melihat film Dilan 1990, pasti akan melihat pemainnya memakai sepatu lokal Warrior ini, Ladies. Sepatu ini mengadaptasi konsep sepatu Converse yang simple dan enggak banyak aksen. Menggunakan bahan canvas, Warrior dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau lho, mulai Rp125 kamu sudah bisa mendapatkan sepatu hits anak sekolahan ini.

62FYC

FYC berdiri pada tahun 2012 dan didirikan oleh Al Kautsar atau Ucay Mantan Vokalis Rocket Rockers.

FYC adalah kepanjangan dari Forever Young Crew, nama tersebbut konon diambil dari tagline sebuah brand bernama “College Star”.

Baru-baru ini FYC merilis sepatu hasil Kolaborasi x Koma (seniman graffiti) dengan konsep street art dengan 3 varian warna yaitu hitam,putih dan abu-abu di padu dengan corak graffiti khas KOMA pada kanvas sepatu yang di banderol dengan harga cukup terjangkau.

65One Triple Nine

View this post on Instagram

You’ve been warned. Shut up and wait.

A post shared by One Triple Nine (@1_________999) on

 

66Street Soda

 

72Anything Apparell

Anything Apparel merupakan brand lokal asal lombok , mereka baru saja merilis sepatu terbarunya yang di beri nama blazz yang telah dikembangkan dari akhir tahun 2018. Sepatu ini menggunakan material kombinasi suede dan kanvas di bagian uppernya serta menggunakan sistem vulcanis, menjadikan blazz pilihan yang tepat untuk kalian gunakan dan selain itu secara tidak langsung ikut mengembangkan industri dan kreatif lokal.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Selain warna maroon blazz juga dirilis dengan warna black dan navy, untuk info lebih lanjut silahkan cek @anythingapparel

 

73Habitat

@habitat_footwear merupakan salah satu brand lokal asal Yogyakarta yang baru saja merilis sepatu pertamanya yaitu habitat seri “Prisma vol.1” . Sepatu dengan material canvas ini ditambahkan adanya lengkungkan garis yang akan menjadi ciri khas dari brand ini sendiri.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ